Sabtu, 16 Januari 2010
Berbagai Kerajinan Tangan
UlapDoyo
Kain dari serat daun doyo ini merupakan hasil kerajinan yang hanya dibuat oleh wanita-wanita suku Dayak Benuaq yang tinggal di Tanjung Isuy. Tanaman doyo yang menyerupai pandan tumbuh dengan subur di Tanjung Isuy. Serat daunnya kuat dan dapat dijadikan benang untuk ditenun. Tenunan doyo ini kemudian sering diolah menjadi pakaian, kopiah, dompet, tas, hiasan dinding dan lain sebagainya.
Anjat
Alat berbentuk seperti tas yang terbuat dari anyaman rotan dan memiliki dua atau tiga sangkutan. Anjat biasanya digunakan untuk menaruh barang-barang bawaan ketika bepergian.
Bening Aban
Alat untuk memanggul anak yang hanya terdapat pada masyarakat suku Dayak Kenyah. Alat ini terbuat dari kayu yang biasanya dihiasi dengan ukiran atau dilapisi dengan sulaman manik-manik serta uang logam.
Sumpitan
Alat yang biasa digunakan untuk berburu atau berperang yang dikenal oleh hampir seluruh suku Dayak di Kalimantan. Alat ini terbuat dari kayu ulin atau sejenisnya yang berbentuk tongkat panjang yang diberi lubang kecil untuk memasukkan anak sumpitan. Sumpitan dilengkapi dengan sebuah mata tombak yang diikat erat pada ujungnya dan juga dilengkapi dengan anak sumpitan beserta wadahnya (selup).
SeraongTopi
berbentuk lebar yang biasa digunakan untuk bekerja di ladang atau untuk menahan sinar matahari dan hujan. Kini banyak diolah seraong-seraong ukuran kecil untuk hiasan rumah tangga.
Mandau
Merupakan senjata tradisional khas suku Dayak yang menyerupai pedang. Mandau terbuat dari besi dengan gagang terbuat dari kayu atau tulang. Sebelum pembuatan dimulai, terlebih dahulu dilakukan upacara adat sesuai dengan tradisi dari masing-masing suku Dayak.
Manik
Kerajinan manik-manik khas suku Dayak biasanya dibuat menjadi pakaian, menghias topi/seraong maupun bening aban. Kini banyak hasil kerajinan manik-manik yang diolah menjadi tas, kalung, gelang, gantungan kunci dan aneka macam hiasan lainnya.
Masih banyak lagi kerajinan tangan yang bisa kita ciptakan, asalkan ada kemauan dan motivasi diri untuk berpikir kreatif pasti kita bisa menciptakan suatu kreasi yang lebih unik dan bermanfaat bagi diri kita dan semua khalayak yang sama-sama membutuhkannya…….
Disusun oleh :Sasmita, Friday , November 20,2009(10:01pm)
Sumber :http://kerajinantangan indonesia
Kerajinan Tangan Indonesia
Indonesia dikenal sebagai penghasil produk kerajinan tangan yang sangat bermutu tinggi namun dengan harga yang murah. Begitu juga produk yang berasal dari Pulau Bali. Berbagai produk kerajinan tangan seperti tas, batik, kalung dsb. sudah sangat terkenal diluar negeri dan didalam negeri.
Di Indonesia, Yogya dan Bali merupakan penghasil kerajinan tangan terbaik di Indonesia. Keduanya dikenal memiliki produk khas yang dihasilkan dengan mutu yang sangat tinggi. Produsen kerajinan tangan dari Yogya dan Bali adalah yang terbaik di Indonesia.
Produk tas dan produk suvenir merupakan salah satu produk-produk unggulan dengan kualitas kelas dunia namun dengan harga yang sangat murah. Produk tas, suvenir dan batik khas Indonesia, utamanya Yogya dan Bali sudah mendapat tempat di hati para eksporter dan kolektor produk kerajinan tangan di seluruh dunia.
KERAJINAN dari BAMBU
KERAJINAN TANGAN YANG MUDAH DIBUAT DAN MENGHASILKAN CEPAT MENGHASILKAN UANG
DIPEDESAAN KHUSUSNYA
Anyaman besek dari Pohon Bambu
Kerajinan ini banyal terdapat di pedesaan, yang daerahnya banyak terdapat pohon bambu.
Kerajinan tangan ini biasa disebut dengan anyaman besek.
Anyaman ini terbuat dari pohon bambu yang sudah dipotong-potong menjadi potongan – potongan bamboo yang tipis –tipis dan sudah disesuaikan ukurannya. Ukuran potongan – potongan bambu tersebut biasanya sesuai dengan ukuran besek yang ingin dibuat.
Bentuk dari besek into sendiri bermacam - macam. Ada yang berbentuk persegi, persegi panjang , ada juga yang dibentuk sesuai keinginan si pembuat, semacam tempat sendok, tempat tisu dan masih banyak lagi kreasi lainnya.
Waktu pembuatannnya sebentar low…
Setelah bambu itu dipotong – potong tipis lalu bambu dijemir sampai kering , setelah itu dianyam dihiasi jika ingin lebih cantik lagi, kemudian besek dirapikan dan siap dijual.
Pembuatan Kerajinan ini memang cukup melelahkan, akan tetapi kita tidak perlu banyak modal untuk melakukan usaha ini, kita hanya membutuhkan ketrampilan yang cukup saja, secara langsungnya asalkan kita bisa menganyam kita pasti bisa menghasilkan uang.
Penjualan dari besek- besek ini biasanya dijual ke pasar tradisional. Ada juga dari pihak tersendiri yang memesannya . contohnya pedagang makanan kecil biasanya membutuhkan besek sebagai tempat untuk membungkus makanan yang mereka produksi setiap harinya.
Harg dari besek ini memang bisa dikatakan murah 1 besek yang jenisnya biasa harganya hanya berkisar antara Rp 300,00 sampai dengan Rp 500,00 saja, Relatif murah kan?????????
Menurut pengalaman yang saya dapat dari pengrajin besek itu sendiri mengatakan
“pekerjaan ini mudah dilakukan apalagi kalau kita cepat dalam membuatnya pasti kita akan dapat banyak keuntungan yang lebih banyak”
